Info iklan ke IKLAN

Bukan Kaleng-kaleng! Karang Taruna Baciro Jadi Pilot Project di Jogja, Ini Rekomendasi Peran Anak Muda 2026

 


karangtaruna.or.id — Kota Yogyakarta kembali menelurkan inovasi di sektor kepemudaan. Kali ini, Kelurahan Baciro resmi ditunjuk sebagai pilot project atau percontohan bagi organisasi kepemudaan di tingkat kelurahan se-Kota Gudeg. Langkah strategis ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah sinyal kuat bahwa anggota Karang Taruna kini memiliki posisi tawar yang jauh lebih tinggi dalam pembangunan daerah.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, secara langsung mendorong pengurus Karang Taruna Kelurahan Baciro periode 2026–2031 untuk menjadi pionir. Pelantikan yang berlangsung di Kemantren Gondokusuman pada Minggu (5/4/2026) lalu tersebut menegaskan bahwa pemuda adalah kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial di tahun 2026.

Mencetak Pemuda Produktif: Fokus Kepemimpinan dan Karakter

Menjadi anggota Karang Taruna di era sekarang bukan lagi soal membantu urusan administratif desa saja. Menurut Wawan, organisasi ini harus menjadi kawah candradimuka bagi pemimpin masa depan. Sebagai pilot project, Karang Taruna Baciro diharapkan mampu mencetak generasi yang produktif, berjiwa pemimpin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

"Karang Taruna harus mampu mencetak generasi yang produktif, berjiwa pemimpin, dan memiliki kepedulian sosial. Ini penting untuk menyiapkan kepemimpinan masa depan," tegas Wawan Harmawan di hadapan para pengurus baru.

Berdasarkan amanat Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019, penguatan ini bertujuan agar setiap individu yang tergabung di dalamnya memiliki daya saing yang kuat. Bukan hanya soal aktivitas sosial, tapi juga tentang bagaimana konsolidasi peran pemuda bisa memperkuat basis pembangunan di tingkat akar rumput.

Kemandirian Ekonomi: Jangan Cuma Bergantung pada Bantuan

Salah satu rekomendasi penting yang ditekankan dalam penguatan Karang Taruna Baciro ini adalah aspek ekonomi. Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong agar para anggota Karang Taruna tidak memiliki mental "menunggu bantuan". Sebaliknya, pemuda didorong untuk berani berinovasi dan menciptakan peluang usaha secara mandiri melalui semangat kewirausahaan.

Isnain Rachmatullah, yang baru saja dilantik sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Baciro periode 2026–2031, menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih modern. Ia berkomitmen menghadirkan program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial yang hilang setelah foto bersama.

Sinergi lintas sektor juga menjadi kunci. Kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat seperti Ketua MPKT Baciro, Bambang Seno Baskoro, akan terus diperkuat. Dengan dukungan sistematis ini, Baciro diproyeksikan menjadi kiblat baru bagi gerakan kepemudaan yang aktif, partisipatif, dan mandiri secara ekonomi di Indonesia.

Post a Comment

أحدث أقدم