karangtaruna.or.id – Pemerintah Pekon Sidomulyo sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Pekon untuk usulan tahun anggaran 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Pekon Sidomulyo pada Selasa, 21 Januari 2025 ini menjadi wadah serap aspirasi masyarakat guna menentukan arah kebijakan pembangunan desa.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Pagar Dewa, Peratin Pekon Sidomulyo, Aparatur Pekon, Ketua LHP, Pendamping Desa, hingga jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.
Peratin Sidomulyo, Sulistio, dalam sambutannya memaparkan bahwa alokasi pembangunan tahun 2024 telah difokuskan pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan perekonomian.
Beliau menekankan bahwa setiap perencanaan pembangunan di Sidomulyo harus berlandaskan asas keberlanjutan dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
Mewakili Camat Pagar Dewa, Bapak Misno menyampaikan bahwa Musrenbang ini sangat krusial untuk mensinergikan arah pembangunan pekon dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam sektor ketahanan pangan.
Sektor kesehatan juga menjadi sorotan utama, di mana Kepala Puskesmas Pagar Dewa mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah (DBD) di musim penghujan.
Dari sektor pertanian, Fendi Sulistio selaku penyuluh setempat menekankan pentingnya mapping dan optimalisasi lahan guna mendukung program nasional swadaya pangan.
Terkait regulasi keuangan desa, Pendamping Desa Arief Rohman mengingatkan bahwa sesuai UU yang berlaku di tahun 2025, alokasi dana desa sebesar 20% bersifat mutlak untuk ketahanan pangan dan BUMPekon.
Apresiasi juga datang dari Babinsa Sustiyo yang menilai pembangunan di tahun 2024 telah berjalan baik, sembari menginformasikan peluang pendaftaran TNI AD khusus Batalion pertanian dan perikanan.
Aspirasi pemuda disuarakan oleh Evan Nurhakim, S.Pd., selaku Wakil Ketua Karang Taruna Sidomulyo yang menyoroti kebutuhan mendesak akan pembangunan gedung sekolah baru.
"Melihat tingginya minat peserta didik, kami memerlukan penambahan ruang kelas dan kantor sekolah yang lebih memadai," ujar Evan.
Selain bidang infrastruktur pendidikan, Karang Taruna Sidomulyo juga mengusulkan dua program unggulan yaitu Program Pemberdayaan Pemuda Sidomulyo (3PS) dan Program Gerakan Ketahanan Pangan Pekon (PGKP2).
Keseluruhan rangkaian Musrenbang ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah pekon dan warga agar setiap program pembangunan berdampak langsung pada kesejahteraan.
Pemerintah Pekon Sidomulyo menyatakan komitmennya untuk terus mempercepat akselerasi pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat.
Diharapkan, hasil Musrenbang ini menjadi langkah awal yang solid dalam mewujudkan Sidomulyo yang mandiri, berdaya saing, dan unggul dalam ketahanan pangan.
Laporan: Evan
Posting Komentar